21 Februari, 2012

KAMPUNG DONGENG


Postingan yang tertunda, akibat terpeliharanya sindrom males…. Jangan diikuti ya kawan,,

Ka Awam, Kampung Dongeng di Ciputat

Awal bulan Februari tepatnya tanggal 4, saya mengunjungi kampong dongeng yang letaknya berada di daerah ciputat, jelasnya di jalan musyawarah no. 99 kampung sawah. Senang sekali bisa berkunjung kesana, selain bisa bertemu dengan banyak anak, saya juga bisa bertemu dengan pendongeng-pendongeng Indonesia, serta mendengarkan dongeng-dongeng mereka yang membuat hati saya terkesima bukan main, siswanto banged deh…
 
Sebelumnya, pada tanggal 25 januari saya sempat mengobrol langsung dengan ka Awam, pendongeng Indonesia yang menjadi penggaggas utama didirikannya kampong dongeng di seluruh Indonesia. Wahhh, misi bliau mulia sekali yaitu ingin membuat 1000 kampung dongeng di seluruh Indonesia. Saya harus bisa Mendongeng,, Itulah kobaran pertama yang saya rasakan ketika saya melihat, mendengar dan merasakan dongeng ka Awam. Betapa beruntungnya anak-anak yang bisa mendengarkan dongeng dari orang tuanya, ternyata budaya mendongeng sudah kian pupus ya.

Ka Awam, Kampung Dongeng di Bekasi

Saya juga sempat menghadiri peresmian kampong dongeng di Bekasi, sungguh lagi-lagi saya sangat behagia bisa berkenalan dengan para pendongeng itu. Berguru ilmu dengan mereka, dan kegiatan lainnya. Padahal dulu ini hanya salah satu mimpi saya, bisa bertemu dengan para pendongeng. Benar kata Imam Syafi’I, benar apa yang telah dituliskan dalam Risalah Nur, bahwasanya Bumi, langit dan segala isinya akan membantukan mencari hal-hal yang kita butuhkan, kita inginkan,. Sebagai contoh, kalau kita mempunyai hobi bersepedah pasti kita akan dipertemukan dengan orang-orang yang mempunyai hobi tersebut.

Bersama Artis Cilik BCR (Bidadari Ceria)

Semoga Kampung Dongeng dapat menjadi wadah anak-anak untuk belajar, berkreasi, bersosialisasi membentuk karakter anak islami. Amin, Pokoknya doa yang baik-baik untuk kampong dongeng aku aminin.

Aku bahagia bisa mendapatkan komunitas baru ini, semoga bermanfaat untukku dan untuk orang-orang disekitarku. Amin

Penampilan BCR (Bidari Ceria)

03 Februari, 2012

Kesempatan Terakhir Pun Gagal


Aku hanya ingin mempunyai satu foto bersamamu kakak….

Kalimat di atas adalah kalimat Galau yang sudah habis masa berlakunya, karena pada akhir penghujung waktu, aku memang tidak bisa berfoto bareng denganmu… kakak…

Berawal dari sebuah visi-misi yang aku dengar kala dikampus diadakan debat kandidat untuk mendapatkan posisi sebagai presiden dalam BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Aku memang tidak perduli dengan politik, partai atau sebagainya hingga aku selalu mengabaikannya karna aku sama sekali tidak suka dengan politik, menurutku didalamnya hanya ada sebuah ambisi untuk berkuasa (Paparan yg Ngaco). Namun saat itu dengan tidak sengaja, ketika aku melewati kerumunan orang-orang yang sedang menonton, aku mendengar visi-misi dari salah satu kandidat yang berbunyi “saya ingin menjadikan kampus ini mempunyai budaya gemar membaca, dengan cara setiap lantai dibuatkan seperti perpustakaan yang terdapat buku-buku jadi mahasiswa bisa duduk-duduk sambil membaca tanpa harus jauh-jauh naik ke lantai tiga (letak perpustakaan) (mencoba mengingat ucapan 3 tahun silam, Lupa-Lupa Inget)

Sekarang Saya yang berbicara… hahaha…

Dari suara itu, semua paparan saya yg cenderung semuanya negatif tentang politik Terbantahkan. Saya langsung mencari sumber suara, dan saya melihat sosok kakak itu, dan mendadak jadi kagum, kagum untuk mengetahui informasi lebih dalam tentang dia, maksudnya tentang kakak itu #eh, #Modus.

Modal nekad, saya mengikuti Orientasi sebuah UKM yang salah satu panitianya kk ituhh… Hanya bermodal niat untuk bisa mendapatkan foto bersama kk itu, saya nekad ikut. Dua hari acara itu berlangsung disebuah vila di bogor, banyak ilmu, banyak cerita, banyak pengalaman yang didapet tapiiiiii saya tidak mendapatkan foto bersama kk itu. Sedih sekali rasanya, karna entah mengapa mendadak seluruh tubuh saya kaku ketika ingin minta difoto bersama kk itu, alhasil saya gagal difoto, anehnya teman-teman saya yang lain enjoy aja foto bareng dengan bliau. #Nangis Dipojokan.

Seiring berjalannya waktu, saya pun banyak mendapatkan informasi tentang bliau, baik sengaja atau pun tidak, rasanya itu sudah cukup membuat hati saya berbunga-bunga, kakak itu memang hebat, saya bangga mempunyai kakak kelas seperti bliau. Fikiran-fikiran idealisnya membuat saya terkagum-kagum dan ingin memberikan semua Jempol saya untuk bliau…. Like This Brother.

Apa yang terjadi setelah beberapa tahun silam saya mulai melupakannya tepatnya tidak menjadi pengagumnya lagi, karena memang sibuknya aktifitas saya baik di kampus maupun di lingkungan rumah yang membuat saya tidak ada waktu untuk mengurusi niat saya yang dulu yaitu ingin mempunyai satu foto bersama kk ituu..,, 

Lalu apa yang terjadi, kk itu dengan tidak sengaja datang kerumah saya, dengan membawa misi sedang mengadakan penelitian tentang wali kota depok, Ohhh tidakkk, saya pun mendadak Sangat Salah Tingkah alias SALTING. Saya pun berusaha tenang dengan memberikan pertanyaan basa-basi, kakak ko bisa sampai kerumah ini, memang tekniknya gimana? Kk itu menjawab: kk juga kaget kenapa bisa sampai kerumah yunita, kk pake teknik Random, dari kecamatan sedepok dipilih satu, dapet satu kecamatan di pilih RW, dari RW dipilih RT, dari RT dipilih no rumah, kebetulan kk dapet no. rumah 14 tapi ga ada orang yang bisa diwawancarai, akhirnya kk memutuskan untuk kerumah sebelahnya yaitu no. rumah 15. Itu no rumah yunita to.

Sekarang Aku yang berbicara… hahahaha….

Mungkin kalau boleh mati sesaat, aku lebih baik mati ketimbang harus berada didepannya, dan tetap saja aku ga bisa berfoto dengannya….. 

Semua ambisi untuk berfoto bersama kk itu pun mendadak lenyap, kala banyak sekali wanita yang menyayanginya dan yang dia sayangi, belum lagi pemikiran-pemikiran kk itu yang hebat yang selalu menjadikannya nomor satu bak superstar membuat aku harus mundur dan mengundurkan diri, sebelum terlambat, sebelum terlalu jauh, sebelum ada Asa yang ketinggian. Karena aku hanya wanita biasa yang sama sekali tidak dikenalnya. Cukup.

Benar sekali, entah kesenjangan social, entah kesenjangan otak, entah kesenjangan popularitas, aku merasa sangat berada di bawah dan kakak itu di atas sekali, benar-benar tidak mungkin untuk aku bisa menyetarainya. Akupun benar-benar melupakan untuk bisa berfoto dengannya.

Waktu berjalan amat cepat hingga aku memang melupakannya, tiba-tiba kk itu berada disebelahku dalam ruangan kecil, menegurku, melihat aku dimarahi oleh sosok monster jahat, melihat aku menangis, mengajariku, aku bahagia namun mengapa harus dalam suasana yang seperti itu, suasana dimana aku terlihat lemah, bodoh, cengeng, dan tak berdaya, kenapa aku bisa dekat namun harus dalam moment itu. Aku benci diriku, aku benci sosok monster jahat itu, yang telah menghancurkan semangatku, yang telah berminggu-minggu selalu masuk dalam mimpi burukku, yang sampai saat ini entah mengapa aku selalu menjadi Rindu untuk ingin selalu bertemu dengannya, perasaan yang aneh, padahal sosok monster jahat itu telah membuat sebagian nyawaku hilang untuk tidak ingin hidup di dunia. (Lebay.com)

Dan saat ini, saat waktu ku sudah akan habis untuk dapat berfoto dengan kk itu, aku malah tidak datang di hari terakhir bahagianya, terlalu banyak fikiran negatif yang bersemayam di otakku, membuatku memutuskan untuk mengambil job bekerja di hari sabtu, agar aku tidak datang, aku sungguh menyesal, lebih lagi saat aku melihat banyak orang yang bisa berfoto bersama denganmu… ohhh kakak,,, aku sangat sedih, aku menyesal.

Kk memang secara dzohir aku belum bisa mengucapkan selamat atas wisuda kk,
Kk memang secara dzohir aku belum bisa memberikan mawar ini untuk kk
Kk memang secara dzohir aku belum bisa berfoto bersama denganmu.
Namun kk, batin ini, hati ini, untaian doa untuk kk, al-fatihah untuk kk, aku yakin akan sampai tepat di dalam roh kk. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu kk ku yang Hebat.



Teruntuk: My’Secret Admire

29 Januari, 2012

Motto dan Persembahan


MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Mimpi-Mimpi Besar Harus Dibela Habis-Habisan.
 (Ahmad Fuadi-Negeri 5 Menara)

Man Jadda Wajada Wa Man Shabara Zhafira
(Barang Siapa Yang Bersungguh-Sungguh Pasti Dapat Dan Barang Siapa Yang Bersabar Pasti Beruntung)


PERSEMBAHAN:
Skripsi ini kupersembahkan untuk Malaikat Duniaku: Ayah dan Bunda Tercinta, dan kedua Mutiaraku: Desty dan Intan Tersayang. Kalian Adalah Anugrah Terindah Yang Peneliti Miliki.

28 Januari, 2012

ABSTRAK Skripsweet

(A)   Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

(B)    Januari 2012

(C)    Yunita Diskariani Lestari

(D)   xvii + 113 halaman + lampiran

(E)   Pengaruh Motivasi Mahasiswa, Sikap dan Kebiasaan Belajar, dan Faktor Demografis Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

(F)  Hasil belajar mahasiswa adalah ukuran nilai yang didapat oleh seorang mahasiswa selama mengikuti proses belajar dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Nilai yang didapat disebut indeks prestasi (IP), yang didapat setelah mahasiswa menjalani proses belajar dalam kurun waktu satu semester atau indeks prestasi kumulatif (IPK). Dalam penelitian ini hasil belajar mahasiswa adalah nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) selama 2 semester, yaitu semester 1 dan 2 pada masing-masing mahasiswa semester 3. Faktor – faktor yang mempengaruhi hasil belajar mahasiswa adalah motivasi mahasiswa masuk perguruan tinggi yang terdiri dari lima aspek motivasi yaitu motivasi karir materialis, motivasi pengembangan intelektual pribadi, motivasi kemanusiaan, motivasi harapan, dan motivasi tak ada pilihan. Sikap dan kebiasaan belajar terdiri dari empat aspek yaitu delay avoidance, work methods, teacher approval, education acceptance. Faktor demografis yaitu jenis kelamin, latar belakang sekolah dan lama belajar dalam sehari.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi mahasiswa, sikap dan kebiasaan belajar, jenis kelamin, latar belakang sekolah, dan lama belajar terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian kuantitatif dengan analisis regresi melibatkan 350 sampel pada mahasiswa/i yang memenuhi kriteria (semester tiga tahun akademik 2010/2011 yang tercatat aktif kuliah di tahun ajaran 2011/2012 Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta). Alat ukur motivasi mahasiswa yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil adaptasi dari alat ukur yang dikembangkan oleh Cote dan Levine. Sedangkan alat ukur sikap dan kebiasaan belajar yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil adaptasi dari alat ukur yang dikembangkan oleh Brown dan Holtzman.

Uji validitas masing-masing item dilakukan dengan metode CFA (Confirmatory Factor Analyis) menggunakan LISREL 8.70. Kemudian untuk uji hipotesis menggunakan analisis regresi berganda (Multiple regression analysis) menggunakan SPSS 17.0. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis alat ukur berdasarkan dimensi atau aspek dari variabel sehingga pada uji hipotesis peneliti menganalisis satu per satu aspek dari seluruh variabel independen terhadap variabel dependen.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersamaan motivasi mahasiswa, sikap dan kebiasaan belajar, jenis kelamin, latar belakang sekolah, dan lama belajar secara signifikan mempengaruhi hasil belajar mahasiswa sebesar 7,2% dengan signifikansi P=0,046<0,05. Sedangkan sisanya 92,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Dalam penjabarannya terdapat dua variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa, yaitu work methods, dan lama belajar. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan agar menggunakan lebih banyak lagi independen variabel yang mempengaruhi hasil belajar mahasiswa karena masih banyak sekali variabel-variabel yang mempengaruhinya.

(G)   Daftar Bacaan: 29; buku: 23 + jurnal: 4 + tesis: 1 +  Skripsi: 1

25 Januari, 2012

Hayalan Nita Kecil

Hayalan Nita Kecil

Atas nama Cinta aku bercerita
Dengan pena aku mengukir
Dengan mimpi aku bergulir
Hingga jasad dan ruh bersatu padu
Berusaha mendobrak waktu
Dahulu ini hayalan nita kecil
Kemarin ini harapan hati kecil
Namun hari ini...
Detik ini...
Saat ini...
Karya Ilmian penuh Cinta terwujud nyata
Aku sangat bersyukur
Aku sangat berterima kasih
Akupun sangat berharap ini bermanfaat
Tak henti Bibirku bertasbih
Atas segala Keagungan, Keindahan, dan Kecintaan-Nya
Hingga tak ku sadara air mata bahagia jatuh tak terhingga
Ketika semua skenario-Nya berakhir bahagia
Dalam kehidupanku yang nyata

Karya: Yunita S.psi

Be Inspires takkan terganti Untuk Sang Maha Cinta..

 

16 Januari, 2012

PACARAN


Pacaran jadi perbincangan berbagai kalangan. Bagaimana menurut islam. Berbagai ahli, pakar, pemikir, tokoh, ulama, lembaga, aktifis, seminar, kajian, ulasan, dan berbagai lainnya.

Pacaran bukan perkara BOLEH atau TIDAK BOLEH kah, maupun BAIK atau BURUK kah. Bukan. Ada hakekat lain yang sangat jelas dan nyata:
 
PACARAN adalah sebuah kebodohan, ketololan, ketidak “tahu dirian”. PACARAN adalah penghinaan pada diri sendiri. PACARAN adalah pengoyakan atas kehormatan diri. PACARAN adalah penistaan terhadap diri. PACARAN adalah sebuah proses penghancuran martabat, kehormatan, harga diri, keluarga, keturunan, masyarakan dan bangsa.

Tak mudah memang untuk memahami, menerima, mengakui hakikat dari kenyataan, karena belum ada manusia yang pernah merasakan dahsyatnya balasan dari sebuah DOSA. PACARAN adalah DOSA NYATA dan JELAS seterang matahari di siang hari.

Allahummahdiinaaa wasallimnaa min kulli aafaat. Amin.

Bismillahirrohmanirrohim, semoga kita bisa saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran. Amin. 

Istigfar Sebanyak-banyaknya: Astagfirllahal’azim 99x

Doa Kafaratul majlis: Subhanakallahuma wa bihamdika asyhaduala illahailla anta astagfiruka wa atubu ilaika.

Dikutip dari Majalah Mutiara Penyejuk Jiwa Penyubur Iman. Volume: 39.
SUKANITHA

“Nikmat yang tiada halal yang datang dari auman nafsu tidak akan membahwa Kebahagiaan. Buat kawan-kawan yang sedang berpacaran yang merasakan sedang melalui saat-saat bahagia. Sadar, sebenarnya anda berada di zona kehancuran. Selamatkan Iman. Selamatkan Islam!!! Selamatkan Diri dan Keluarga, Jaga dari Api Neraka.”

11 Januari, 2012

MENTARI KU


Bunda kau adalah mentariku. Mentari yang setiap hari selalu menyinariku dengan kebahagiaan, ketenangan, kehangatan, dan kenyamanan. Bunda, tak tahu apa jadinya aku bila tak ada engkau. Engkau yang selalu membantuku dalam kegelisahan hingga aku merasa nyaman, engkau yang selalu menenangkan ku dikala galau hingga hatiku merasa tentram.

Bunda, belum ada satupun wanita yang lebih aku cintai selain engkau. Bunda akupun belum mau mencoba untuk mencintai orang lain selain engkau, itulah sebabnya aku belum berniat untuk mencari kekasih hati. Kekasih yang selalu engkau tanyakan disetiap saatku ketika bersama denganmu. Bunda, sungguh aku ingin membuatmu bahagia terlebih dahulu. 

Bunda aku selalu ingat ketika kau rela menjual cincin dan anting-antingmu, hanya untuk membayar uang sekolahku, atau ketika kau rela tidak membeli baju lebaran karna kau lebih mendahulukan anak-anakmu agar bahagia, atau ketika kau selalu mencariku kala aku bermain tanpa izin padamu. Aku masih ingat semua itu bunda, hingga aku selalu ingin memikirkan kebahagiaanmu. Namun kau memang mentari terbaikku, kau selalu memikirkan kebahagiaanku terlebih dahulu ketimbang kebahagiaanmu. Bunda ketahuilah, kebahagiaanku ialah ketika kau bahagia, jadi sampai saat ini aku bahagia bisa selalu bersamamu.

Bunda, ketahuilah bukan aku tidak mempunyai cinta dengan lawan jenisku, namun menurutku belum saatnya untuk mencintai orang lain selain engkau, jadi tolong bunda, jangan kau paksa aku untuk mencintai orang lain selainmu. Aku berjanji bunda, suatu saat nanti aku akan membawakanmu kekasih hatiku yang pastinya dia juga akan menyayangimu, seperti aku mencintaimu.

06 Januari, 2012

JAGO NULIS NONFIKSI DALAM 10 JAM


Assalamu’alaikum wr.wb.

            Saya melihat informasi ini dimilis deblogger, bahagia sekali rasanya ketika saya membaca ada tulisan beasiswa menulis non fiksi gratis untuk 10 orang. Saya bersemangat sekali untuk mencoba langsung membuat tulisan ini, dengan harapan semoga saya diberi kesempatan ikut. Saya tertarik ingin ikut workshop ini, karena saya sangat suka menulis dan sangat membutuhkan ilmu ini. Ilmu yang saya harap bisa langsung saya aplikasikan dalam tulisan nonfiksi cerita hidup saya, seperti ketika saya bisa menjalani hidup dipesantren dengan bahagia ditengah berbagai peraturan yang menakutkan, atau ketika saya harus berjuang melawan cinta demi cita-cita, atau ketika pacaran sudah menjadi kebudayaan remaja namun tidak untuk saya, atau ketika mimpi-mimpi besar harus dibela habis-habisan, dan sebagainya yang bisa bermanfaat untuk perkembangan moral remaja agar dapat tumbuh menjadi generasi yang berprinsip islami, jujur, cerdas dan berahlak baik. Serta berbagai cerita yang bisa saya tuliskan untuk menularkan semangat-semangat juang kepada para remaja Indonesia yang sedang dicekoki oleh budaya-budaya asing yang merusak moral, otak, dan hati. 

Saya ingin sekali dapat berbagi ilmu, pengalaman dan energi-energi positif ini untuk remaja pada khususnya dan untuk seluruh anak Indonesia pada umumnya, karena kondisi remaja yang rentan akan kelabilan ini, yang membuat saya ingin memberikan sesuatu kepada mereka agar mereka bisa tumbuh sesuai dengan usia perkembangannya ditengah-tengah fenomena remaja Indonesia yang miris akan hal negatif walau masih banyak juga yang mempunyai prestasi-prestasi cemerlang. Itulah tujuan saya ingin ikut workshop menulis ini. 

Saya ingin berbagi namun saya mempunyai sifat yang introfet, seperti lebih senang diam ketimbang berbicara, membuat saya sepertinya lebih cocok berbagi lewat karya tertulis. Semoga dengan adanya wadah ini, saya bisa mengembangkan teknik menulis saya agar bisa menghasilkan karya-karya yang bermutu dan bermanfaat untuk menciptakan generasi yang berkualitas yang ceritanya bisa sampai masuk ke relung hati para remaja. Amin. 

Hidup Anak Indonesia, kualitas Negara Indonesia kedepannya ada ditangan mereka kelak. 

#ditunjukan untuk mengikuti lomba workshop "JAGO NULIS DALAM 10 JAM"

03 Januari, 2012

Teruntuk Ayah Bunda

Teruntuk Ayah Bunda

Oh ayah ku…
Oh bunda ku…
Ketahuilah…
Keringat mu membuat aku hidup
Semangat mu membuat aku berdiri kokoh
Perjuangan mu membuat aku tangguh
Senyumu membuat aku bahagia
Terlalu banyak keindahan yang datang dari mu
Hingga rangkaian kata dalam puisi ku pun tak cukup untuk mengukirnya
Entah dengan cara apa aku menggantinya
Entah dengan tutur kata apa aku membalasnya
Jika otak ku berfikir selalu tak berujung
Jika hati ku merasa selalu tak berdaya
Sebegitu dasyatkah malaikat dunia yang Engkau kirim untuk ku
Ya… dengan lantang dan pasti aku sangat yakin
Tak muluk aku memohon pada-Mu
Agar ayah bunda ku bahagia dunia-akhirat
Dan tetap menjadi malaikat ku dialam kelak.

Karya: Yunita D.L
Be inspired tak kan terganti :
Untuk ayah bunda ku tercinta


02 Januari, 2012

Surat talaq bernuansa cinta

Seuntai Surat Cinta dari Allah bagi hambanya yang ingin bertaubat



Cinta itu memang indah bagi hambanya yang bisa menempatkan pd tempatnya.
Cinta bisa menjadi pahala jika tempatnya halal, cinta juga bisa menjadi dosa dan petaka jika ditempatkan pada tempat yang haram. Cinta itu anugrah dari Allah, namun bagaimana kita menjadikan cinta itu sebagai anugrah, iman kitalah yang bisa menjawabnya.

Banyak kaum muda terpenjarat dalam cinta yang salah, seperti apa cinta bisa dikatakan salah?????. kembali lagi, hanya iman kita yang bisa menjawabnya. Setiap insan mempunyai kadar keimanan yang berbeda-beda. Namun kita mempunyai pertanggung jawaban yang sama dimata Allah, lalu, bagaimana tindakan kita. Kembali lagi, hanya kadar keimanan lah yang dapat menjawabnya…

Dari surat cinta ini, saya sebagai seorang yang fakir dan miskin ilmu ingin berbagi rasa dan pengalaman ketika saya ingin keluar dalam cinta yang salah menuju kepada hakikat cinta yang sebeneranya. Dikutip dari buku “indahnya pacaran setelah pernikahan”

Untuk semua saudara dan saudari ku dijalan Allah

Surat talaq bernuansa cinta

Assalamu’alakum wr.wb

Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbaiki taubat.
Akhi, rasanya aku telah menemukan kekasih yang jauh lebih baik darimu yang tak pernah mengantuk dan tak pernah tidur. Yang siap terus menerus memperhatikan dan mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam ku. Yang siap memberi apapun yang ku pinta. Ia yang bertahta, berkuasa dan memiliki segalanya.

Maaf akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa di banding Dia. Kau sangat lemah, kecil dan kerdil dihadapan-Nya. Ia berbuat apa saja sekehendak-Nya kepadamu. Dan akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatnya murka. Padahal Ia Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa dan Maha Keras siksaan-Nya.

Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan dipertanyakan oleh-Nya. Ia bisa marah akhi.

Marah karena saling pandang yang pernah kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus berbonceng di motormu, marah karena pernah ketetapan-Nya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membanyangkan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat, kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau memaafkan dan mengampuni.

Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang dan Maha Bijaksana.

Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku pada-Nya, tidak ada selain-Nya. Namun tak cuma aku, akhi. Kau pun bisa menjadi kekasih-Nya, kekasih yang amat di cintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-larangan-Nya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing, kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang di benci-Nya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita sholihah. Ya, wanita sholihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari Ridho Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku akhi.

Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi aku tetap menghormatimu sebagai saudara dijalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua namun seluruh orang mukmin di dunia. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.

Maaf akhi, tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhir ku di surat ini adalah doa keselamatan dunia-akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita.

Wassalamu’alaikum wr.wb

Nahhh akhirnya selesai,,,

Lega rasanya bisa berbagi surat pribadi ini ke seluruh saudara-saudari ku di jalan Allah.

Semoga goresan pena ini bermanfaat ya ..…

Masih bingung, baca sekali lagi, ingat musuh terbesar kita syetan yang selalu menggoda kita dari segala arah.

Hanya satu harapanku, semoga kita bisa dipertemukan kembali di alam abadi yang indah…amin

By: yunita sang pujangga muda bandung punya…he…he…

udah malemmm… mo bubu dulu y… wass

Dikutip dari Novel Indahnya Pacaran Setelah Pernikahan.

28 Desember, 2011

Mimpi-Mimpi Besar Harus Di Bela Habis-Habisan



Kisah Non Fiksi yang selama ini belum pernah diceritakan oleh saya....

ketika saya pernah menjadi anak oon, ketika saya harus mengorbankan waktu bermain untuk belajar...

Dan ketika saya juga harus menahan Cinta demi Cita-cita... #baca http//:sukanitha.blogspot.com/menahan cinta demi cita-cita

saya YUNITA seorang anak gadis yang sedang beranjak menjadi wanita dewasa. Sejak kecil saya memang mempunyai hobi bermimpi, mimpi yang teramat tinggi hingga terkadang saya merasa mimpi saya ketinggian namun bagi saya mimpi-mimpi besar harus di bela habis-habisan.

Saya memang bukan terlahir dari anak yang jenius atau cerdas istimewa karna bisa terlihat dari IQ saya yang hanya 116 namun harus tetap disyukuri (Terimakasih ya Allah), dan bisa terlihat dari nilai Raport SD saya yang rata-rata Pas-Pasan (diujung tanduk antara naik kelas atau tidak) #mengenang masa lalu yang kelam. Karena keterbatasan itu hingga saya menanamkan prinsip dalam Jiwa, bahwa Mestipun Aku Bukan Wanita Yang Cantik Namun Aku Harus Menjadi Wanita Yang Cerdas.

Sekarang Aku yang berbicara... hahahaa....

Terkadang aku merasakan kelelahan ketika aku harus belajar ekstra demi menyamai teman-temanku yang lain. Ketika teman-teman yang lain hanya perlu waktu 1 jam untuk mempelajari sesuatu, mungkin aku membutuhkan 3 jam. Huffff. Terkadang sedih jika memikirkan hal itu, salah satunya aku harus mengorbankan jam bermainku. Namun Allah memang Maha Baik dan Maha Mengetahui, seperti dalam Mantra Novel Ahmad Fuadi “Man Jadda wa Jada”, “Barang siapa yang bersungguh pasti akan dapat ”. 

Jika aku merenungkan Mimpi-Mimpi besarku di waktu kecil yang aku tidak tahu apakah akan terkabul, tenyata Allah mengabulkan satu-persatu walau memang dengan perjuangan yang menguras otak, hati dan tenaga namun ternyata BISA.

Ketika SD, aku di Cap anak (Oon) oleh Ibuku karena nilai raport yang selalu Pas-Pasan namun Alhamdulillah selalu naik kelas, kala itu aku minta sama Allah agar aku bisa menjadi anak pintar, setiap malam aku selalu meminta ayahku untuk mengajarkan aku khususnya pelajaran Matematika, dengan sabar dan telaten ayah selalu mengajariku sampai tengah malam. Dengan sabar aku terus berusaha hingga aku bisa membuktikan kepada Ibuku aku bisa menjadi JUARA SATU di bangku SMP kelas 3 semestre 2 dengan beberapa tahapan rengking yang naik turun, memang prosesnya lama namun aku mendapatkan hasil atas semua kerja kerasku, hingga Cap Oon itu sudah hilang dari Ragaku.

Ketika aku memutuskan untuk masuk PESANTREN, dengan tidak mempunyai bekal agama sedikitpun dikarenakan kurang diajarkannya agama di lingkungan rumah membuatku memutuskan untuk meneruskan pendidikan SMA ke pesantren, semua anggota memang terkaget-kaget bukan kepalang atas keputusanku ini, mereka semua tidak percaya, mereka hanya mengganggap keinginan anak-anak semata yang setelah bangun tidur juga akan lupa. Aku bertekat masuk pesantren agar aku bisa sholat dan mengaji Al-Qur’an, awalnya hanya itu. Lagi-lagi aku harus ekstra keras belajar demi menyamai dengan teman-teman ku yang lain yang ternyata sudah mempunyai basic agama sejak di MI. Rasa Minder, putus asa, pesimis, malu sempat menggerogoti hati ku hingga sempat terjadi beberapa Tragedi Kabur dari pesantren namun lagi-lagi aku ingin mengatakan bahwa Allah memang Maha Baik dan Maha Mendengar, aku dimudahkan dalam mempelajari pelajaran agama, kitab-kitab kuning, bahasa Arab, pelajaran sekolah, menghaval dan lain sebagainya hingga aku bisa masuk Perguruan Tinggi dengan jalur PMDK, Man Jadda Wa Jada, barang siapa yang bersungguh-sungguh akan dapat. 

Sekarang aku sedang menjalani proses study di perguruan tinggi bahasa kerennya Kuliah. Mimpi kecil dulu ketika di pesantren yaitu ingin seperti ibu asramah, bliau bernama Hj. Imrithi Rahman S.psi. Aku sekarang sedang berkuliah di Fakultas Psikologi UIN Jakarta berarti jika aku lulus wisuda nanti akan Menjadi Yunita Diskariani S.psi, Ya Allah, lagi-lagi mimpi-mimpi besar itu engkau perlihatkan jalannya.

Ketika aku dikampus saat ini aku mempunyai mimpi untuk dapat bersekolah sambil bekerja di Luar Negri, yahh meneruskan S2 ku ke negri orang karena menurut imam Syafii: merantaulah ke negri orang, saat aku bermimpi ini dan mimpi ini aku tuliskan, aku tidak tahu bagaimana mencapai mimpi ini. Bermimpi melanjutkan S2 di luar negri.. Ohh Tuhan... Aku hanya ingin bermimpi yang tinggi, tidak mau mimpi yang kecil atau yang rendah, semoga Engkau berbaik hati menunjukan jalannya untuk meraik Mimpi-mimpi besar ini. Amin

Memang tidak gampang menjalani proses kehidupan ini, terkadang harus berani susah, sedih, lelah, apalagi dengan otak yang pas-pasan namun semua bisa tercapai dengan Bermimpi dan Berusaha.

Semoga ini bisa menjadi semangat kepada orang-orang yang membaca, dan menjadi semangat nita yang sedang menyusun skripsi. Skripsi yang memang tidak mudah namun tidak boleh di persulit. Yakin Allah pasti membantu.

Mimpi-Mimpi Besar Harus Di Bela Habis-Habisan (be inspired oleh A.Fuadi)

Mestipun Aku Bukan Wanita Yang Cantik Namun Aku Harus Menjadi Wanita Yang Cerdas (be inspires oleh Karen Horney).