15 Oktober, 2011

Aku Takut Jatuh Cinta

Semoga judul di atas dapat menenangkan hatiku yang saat ini sedang galau. hehehhe


Yaaa, benar sekali, sampai saat ini aku masih takut jatuh cinta. Rasa takut ini bukan dikarenakan Trauma masa lalu atau pengalaman yang tidak mengenakan tentang cinta. BUKAN itu, Rasa takut ini muncul dengan sendirinya ketika aku merasa belum bisa membahagiakan kedua orang tuaku. Sampai sekarang aku benar-benar tidak berani jatuh cinta karena aku belum bisa membuktikan kepada kedua orang tuaku bahwa aku bisa tumbuh menjadi wanita yang sukses dan sholihah dan aku belum bisa membahagiakannya dengan uang hasil keringatku. Itulah salah satu sebab mengapa aku masih takut jatuh cinta.

Saat ini prioritasku hanyalah untuk menggapai cita-cita, menjadi wanita yang sukses dan mandiri serta sholihah hanya untuk membahagiakan kedua orang tuaku, dan membalas semua kebaikannya terhadapku, kebaikan yang aku yakini tidak akan terbalaskan dengan suatu kebahagiaan apapun, karena sungguh kebaikannya sangat dasyat. Dan lagi-lagi itulah salah satu sebab yang membuat aku untuk membuat prinsip untuk tidak Berpacaran.

Sampai saat ini aku memang selalu mengenyampingkan masalah percintaanku, masalah perasaan dan masalah-masalah yang aku anggap hanya nafsu dunia belaka, hingga sampai saat ini aku merasa pengalaman cintaku sangat buruk karena ketika aku jatuh cinta, aku selalu mengabaikan, menahan, memendam dan akhirnya hilang begitu saja.

Rabbku.... aku beraharap, mestipun aku selalu mengabaikan masalah cintaku ini, aku tidak mendapati cinta yang rumit seperti di sinetron-sinetron. Aku berharap dengan aku menahan ini semua, ini bisa menjadi pahala ibadah dan bisa menjadi sarana untuk menjaga diriku dari segala macam nafsu setan yang konon katanya sangat jahat. Semoga dengan aku menahan ini semua aku bisa mendapatkan Jodoh Laki-laki Sholeh yang memang sangat aku idam-idamkan dalam setiap doaku pada waktu yang tepat. Amin

Hanya doa kekuatan yang bisa aku panjatkan pada-Mu saat ini, ketika saat ini aku masih dalam tahap mengejar cita-cita, mengejar mimpi-mimpi besar dan berusaha membahagiakan orangtua dengan cara yang baik. Amin...

8 komentar:

Raden Mas Misno mengatakan...

berusahalah untuk selalu menjaga rasa cinta itu agar selaras di jalan yang di ridhoi-Nya. Silaturahmi tak terbatas untuk semua orang, namun memfilter dan jaga diri itu wajib, agar kita terhindar dari kejahatan syetan. Semoga Allah menjaga kita (dirimu dan diriku beserta keluarga) dalam kebaikan dunia akhirat. Semangat ya de. :-)

Sukanitha mengatakan...

hahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

kenapa diriku dan dirimu bang...

diriku ya menjaga diriku

dirimu ya menjaga dirimu

hahahhahaaaaa

Aris Sunawar mengatakan...

#uhuk
sama siapa tuhh...
*kaburkaraoke :))

Sukanitha mengatakan...

ka aris keselek bangku ya hahhaa

Raden Mas Misno mengatakan...

hahah mantap dah, tp mendalam juga kamu de dalam menulis artikel yang satu ini. sepertinya penuh penghayatan. semangat berkarya ya. btw gimana nich skripsinya?

luvie mengatakan...

#uhuk

*kabur sama aris*

selamat ya nita.. selamat ya bang misno.. turut bahagia aja.. #eh

*kabur sama aris ke karaoke*

Sukanitha mengatakan...

hahhahhaa Mba Luvieee aku kejarrrrrrrrrrr yaaa.... tariiikkk bajuu ka aris... yes ketangkep

Raden Mas Misno mengatakan...

hahaha #mba luvie, eneng2 wae
ngemeng" piye kabare tho? weleh ucapan selamat untuk apa nich, dalam rangka #sesuatu ya? hehehe
terima kasih mba luvie, mampir di blogku ya

http://bangmisno.blogspot.com/2011/10/amprokan-blogger-hidupkan-suksesmu_17.html