23 November, 2012

Selalu Ada Harapan Dalam Setiap Doa






Wisuda Sarjana Psikologi



Pemerhati Anak




Sedari dulu saya selalu bermimpi ingin menjadi ibu yang hebat dengan mempunyai anak-anak yang cerdas dari lakii-lakii yang hebat pula. ^_^


Alhamdulillah hampir 80% dari mimpi-mimpi besar saya, yang saya tuliskan di ijabah oleh Allah.  Terimakasih ya Allah.

Jika membuka deary-deary 8 tahun – 10 tahun silam, rasanya saya ingin menangis dipojokan, betapa Allah sudah sangat baik pada saya, namun apa balasan saya, saya masih menjadi hamba yang lalai, yang malas, yang lebih banyak memikirkan dunia, semoga kebaikan Allah dapat menjadi bahan renungan dan syukur saya setiap saat. Aamiin.

Subhanallah wal Hamdulillah, wa Laillahaillah Allahu’akbar

Merinding saya membaca kalimat-kalimat itu jika memikirkan kebaikan Allah yang Maha Agung pada saya dengan segala macam keluhan yang masih saja saya lakukan, ohh no,,, afwaniii ya Allah.

Banyak sekali mimpi-mimpi besar saya, yang terbiasa saya tuliskan dengan rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang sedari kecil terkabulkan dengan sangat lebih indah walaupun memang ada banyak coretan dan penghapus Allah yang berperan.

Ketika saya menuliskan dalam deary ingin mendapat rangking 1 di SMP 

Ketika saya menuliskan dalam deary ingin masuk pesantren

Ketika saya menuliskan dalam deary tidak ingin pacaran

Ketika saya menuliskan dalam deary kuliah di psikologi

Ketika saya menuliskan dalam deary ingin sarjana

Ketika saya menuliskan dalam deary ingin jadi psikolog anak

Ketika saya menuliskan dalam deary ingin........................ (ini hanya beberapa cuplikan, banyak sekali nikmat lain, Allahu Akbar)

Dan Alhamdulillah wa syukurillah hampir 80% dari mimpi-mimpi besar saya yang dahulu saya tuliskan baik hal-hal yang besar maupun hal-hal yang kecil terijabah dengan indah dengan lika-liku skenario-Nya yang super Wowww.

Dan sekarang, saya berfikir keras, saya menutar otak, saya membuat konsep untuk masa depan anak-anak saya agar kelak pendidikan dan penghidupannya terjamin,

Rasanya saya tidak mungkin akan terus menerus menjadi wanita pekerja yang pergi pagi pulang sore, saya harus memutar otak agar nanti saya bisa terus merawat anak saya fulltime tanpa terbebani pekerjaan yang jika saya hanya menjadi guru apakah anak-anak saya terjamin dapat mengenyam pendidikan yang layak, ohhh sejauh inikah my’idea.

SDIT termurah saat ini uang gedungnya sekitar 10 jutaan dengan biaya perbulan sekitar 500 ribuan, sedangakan gaji guru palingg minim 2 juta, saya tidak kebayang jika saya harus mengajari anak orang dengan pendidikan dan sarana yang baik namun anak saya tidak memperoleh, mungkin betapa sedih dan bersalahnya saya.

Oleh karena itu, saya rasa itu semua butuh proses, saya harus mempersiapkan semua ini dari sekarang, saya mencoba membuat konsep berniaga dengan bermacam-macam alternatif apa yang kira-kira mudah terjual di pasaran dan dapat mengasilkan uang saku, semacam berwirausaha, selalu konsep..konsep..konsep yang saya buat, hanya beberapa action yang baru berani saya jalankan, ahh dasar saya... 

Yang pasti saya harus menjadi wanita yang kreatif mulai detik ini, ya mulai detik ini, tidak perlu menunggu nanti-nanti, saya harus berani, tidak boleh malu atau lelah, saya harus optimis, yang terpenting saya harus hebat agar mimpi-mimpi besar saya yang di atas di ijabah sesuai dengan kebutuhan saya. Aamiin.


Salam Super

Yunita Jasmine

Tidak ada komentar: